blibli
20220717_010355

Danrem 041/Gamas ; TNI AD Siap Menyukseskan Program TMMD Tahun Depan di Rejang Lebong

Pelaksanaan TMMD Kembali Tergantung Pemerintah Daerah

intikata.com – Rejang Lebong, Suksesnya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 115 Kodim 0409/Rejang Lebong, selama sebulan dari tanggal 11 Oktober 2022 – 9 Novemver 2022, yang dilaksanakan di Desa Air Lanang Kecamatan Curup Selatan Kabupaten Rejang Lebong (RL) sangat diapresiasi tinggi oleh Komandan Korem 041/Garuda Emas Brigjen. TNI. A Budi Handoyo, M.Tr (Han).

Usai memimpin Upacara Penutupan dan dilanjutkan dengan meninjau lansung kegiatan yang telah diselesaikan Satgas di lokasi TMMD, Danrem 041/Gamas menerangkan selain Satgas, kunci kegiatan berjalan sesuai target karena telah bekerja sama dengan konsultan, yang mana untuk di TMMD Reg ke 115 Kodim 0409/RL ini bekerjasama dengan konsultan.

Baca Juga :  PERTANDINGAN SEPAKBOLA BERUJUNG BAKU HANTAM

“Alhamdulillah sistem dan caranya sama, jadi ada konsultan dan setiap minggu laporan Lapjusik (Laporan Mingguan Kemajuan Fisik). Jadi tidak bisa aneh-aneh, karena setiap minggu itu kelihatan progressnya” ungkap Danrem 041/Gamas.

Danrem pun mencontohkan untuk pengerjaan TMMD ini selama 1 bulan, minimal satu minggu itu progress capaian 25 % sampai minggu keempat baru mencapai 100 %.

“Setelah mencapai 100 persen baru laporan untuk menyampaikan hasil yang apa adanya” terangnya.

Disisi lain untuk pelaksanan TMMD tahun 2022 ini dalam wilayan Korem 041/Gamas, selain Kabupaten Rejang Lebong, TMMD juga dilaksanakan di Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko. Menjawab pertanyaan awak media untuk kemungkinan TMMD dilaksanakan kembali di Kabupaten Rejang Lebong semuanya diserahkan ke Pemerintah Daerah.

Baca Juga :  Jaringan Narkoba Lubuk Linggau di Kota Curup digulung tim Macan Suban

“Nah itu tergantung Pemerintah Daerah kan, tapi kami dari TNI Angkatan Darat siap menyukseskan program TMMD kembali di Rejang Lebong” tegasnya.

Sementara itu, menanggapi terlaksananya kembali TMMD tahun depan di Rejang Lebong, Bupati Syamsul Effendi meragukan hal ini bisa terlaksana karena Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2023 yang sedang menjalani masa sidang di Legislatif, alami defisit anggaran mencapai 109 juta rupiah.

“Tapi tidak mengesampingkan program-program yang lain, karena kita menggunakan azaz manfaat dan kemampuan anggaranlah yang pada hakekatnya menentukan segala sesuatunya” sebut Bupati RL. (Iw.IK)

Baca Juga :  Lagi ! Nama Kapolres Rejang Lebong Dicatut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *