blibli
20220717_010355

Ditetapkan sebagai tsk, ini kata-kata terakhir K-O sebelum dijebloskan ke penjara !

Tsk mengaku menyesal dan meminta maaf

intikata.com – Setelah menyerahkan diri ke Polsek Padang Ulak Tanding didampingi Kepala Desa (Kades) Binduriang dan lansung diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Rejang Lebong (RL) untuk menjalani pemeriksaan, K-O (33) terduga pelaku suami bunuh istri akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menyebabkan istrinya Melina Efriyanti (31) meninggal dunia setelah dijerat lehernya menggunakan kabel listrik.

Saat diwawancara usai Konferensi Pers di Lapangan Apel Satya Haprabu Polres RL, tsk K-O mengatakan ia nekat mengakhiri nyawa istrinya karena kesal karena sang istri tak mau memberi uang hasil panen kopi untuk membeli sepeda motor yang telah dua bulan ia mimpikan.

Baca Juga :  Progress Capai 97 %, Pembangunan Poskamling TMMD Ditargetkan Rampung Pekan ini

“Kesal tidak dibelikan motor, sudah dua bulan ini saya mau motor” katanya.

Selain meminta uang Rp. 8.000.000,- hasil panen kopi untuk beli motor, ia pun menyebutkan uang tersebut juga akan digunakan untuk membayar hutang dan uang arisan yang telah lama menunggak.

“Utang saya dua juta setengah, lima ratus ribu uang arisan” sebutnya.

Tsk pun mengaku menyesal dan meminta maaf kepada keluarga istri dan semua pihak karena telah melakukan kekerasan hingga istrinya meninggal dunia.

“saya minta maaf dengan sesungguh-sungguhnya, saya menyesal” ucapnya.

Ia pun meminta maaf kepada anaknya dan berpesan jaga diri baik-baik.

Baca Juga :  Lapas Curup Vaksinasi Massal WBP Bersama Binda Bengkulu

“baik-baik nak, Bapak minta maaf” tutupnya sambil menangis.

(iw.ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *