blibli
20220717_010355

Gegara HP hilang, Ibu kandung Polisikan anaknya

Ditinggal masak di dapur, HP korban raib

intikata.com – Lantaran handphone miliknya hilang di rumah, Meli seorang ibu rumah tangga warga Gang Satria Bhakti II RT. 03, RW. 03, Kelurahan Air Rambai, Kecamatan Curup, akhirnya membuat laporan kehilangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Rejang Lebong (RL), pada 16 Maret 2022 lalu.

Setelah dua bulan dilakukan penyelidikan, Sat Reskrim Polres RL akhirnya berhasil mengungkap kasus dengan mengamankan terduga pelaku pencurian berinisial A-F alias Apri (19) di Kelurahan Kepala Siring, Kecamatan Curup Tengah, Rabu (25/05) pekan lalu, termasuk mengamankan barang bukti handphone milik korban yang telah dijual oleh pelaku.

Baca Juga :  SI BELA MASAK Sat Lantas Polres RL Sasar Warga Desa

Kapolres RL AKBP. Tonny Kurniawan, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP. Sampson Sosa Hutapea, S.Ik menyebutkan setelah dilakukan penyidikan, ternyata terduga pelaku A-F ini merupakan anak kandung dari terlapor.

“Awalnya orang tua pelaku kehilangan handphone dan belum tahu siapa pelakunya. Lalu oleh petugas dilakukan penyidikan dan didapati bahwa yang mengambil handphone adalah anak kandungnya sendiri” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, terungkap peristiwa ini bermula saat korban sedang masak di dapur rumahnya, sedangkan pintu depan rumah dalam keadaan terbuka. Setelah itu, korban masuk ke dalam kamar melihat handphone miliknya merk OPPO A54 warna biru galaksi yang sebelumnya diletakkan diatas lemari kamarnya sudah tidak ada lagi dan melaporkan kejadian ini.

Baca Juga :  Curanmor Untuk Modal Nikah, Pemuda Desa Apur Akhirnya .....

Dengan menggunakan Peraturan Polri Nomor 08 tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana berdasarkan Keadilan Restoratif, untuk pencurian dalam keluarga ini akhirnya diselesaikan dengan restorative justice karena telah memenuhi persyaratan untuk diberhentikan penyidikannya.

“Kasus ini telah memenuhi persyaratan untuk diberhentikan penyidikannya. Pertama korban telah mencabut laporannya karena kasus ini termasuk delik aduan, kedua pelaku telah memenuhi mengembalikan hak-hak korban yaitu satu unit handphone, lalu korban dan pelaku sudah sepakat berdamai dan yang terakhir dalam hal ini Penyidik melihat asas kemanusian dan keadilan” terangnya.

Setelah dilakukan restorative justice, terduga pelaku akhirnya dapat bertemu kembali dan dikembalikan ke kedua orang tuanya, pada Senin kemarin (30/05).

Baca Juga :  Tertangkap Main Judi Jackpot, Oknum Kadus Desa Pal 100 BU Digulung Polisi

(iw.ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *