blibli
20220717_010355

TMMD Ke 115 TA 2022, Kasiter Kasrem 041/Gamas ; Ini Namanya Operasi Teritorial, dan Namanya Operasi TNI Harus Berhasil dan Tidak Ada Namanya Gagal

TMM Dilaksanakan Selama Satu Bulan Libatkan 250 Tenaga TNI Polri dan Masyarakat

intikata.com – Rejang Lebong, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali dilaksanakan di teritori Komando Distrik 0409/ Rejang Lebong (Kodim 0409/RL) ditahun 2022 ini.

Bupati Syamsul Effendi dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD ke 115 Tahun Anggaran 2022, pada Senin pagi (11/10) yang dilaksanakan di lapangan Kantor Camat Curup Selatan menyebutkan program TMMD ini masih sangat dibutuhkan apalagi di Kabupaten Rejang Lebong yang didominasi dengan daerah pedesaan.

“Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan termasuk juga di Kabupaten Rejang Lebong. Oleh karena itu, Program TMMD ini masih sangat dibutuhkan” Sampai Bupati.

Baca Juga :  Ratusan santri ikut Aksi Bela Negara Masyarakat Ponpes

Pembukaan TMMD ini ditandai dengan penyematan pita kepada perwakilan anggota TNI Polri dan masyarakat umum sekaligus penyerahan alat kerja berupa cangkul, cangkrang dan sekop yang lansung dilakukan oleh Bupati.

Sementara itu, Kasiter Kasrem 041/Gamas Kolonel Inf. Arif Dipayana menyebutkan pada tahun 2022 ini dilakukan 3 tahap TMMD, yang pertama TMMD ke 113 di Kabupaten Mukomuko, dilanjutkan TMMD ke 114 di Kabupaten Bengkulu Utara dan TMMD terakhir ke 115 di Kabupaten Rejang Lebong.

“Setiap TMMD itu waktunya satu bulan. Untuk TMMD ke 115 ini akan dilaksanakan dari tanggal 11 Oktober sampai 11 November 2022 mendatang, dengan tenaga 150 gabungan personil TNI Polri dan ditambah 100 orang masyarakat umum” Sebut Kasiter Kasrem Kol Inf. Arif Dipayana.

Baca Juga :  Besok, Tim Wasev Mabesad Tinjau TMMD Desa Air Lanang

“Ini namanya Operasi Teritorial” imbuhnya “dan namanya Operasi TNI harus berhasil dan tidak ada namanya gagal” tegasnya.

Disisi lain, Komandan Kodim 0409/RL Letkol. CZI. Trisnu Novawan menerangkan untuk TMMD ini akan membuka badan jalan dari Desa Air Lanang menuju perbatasan Kabupaten Bengkulu Tengah sepanjang 5 kilometer, pembuatan drainase, plat deker, rehabilitasi Mushola, pembuatan sumur bor, pembangunan Siskamling, Bedah Rumah, Pembangunan Rumah Warga Miskin dan Operasi Bibir Sumbing, serta kegiatan non fisik berupa penyuluhan.

“Untuk mengejar target 12 hari kebelakang kita telah melakukan Pra TMMD dan untuk kegiatan yang akan dilakukan terbagi dua yakni kegiatan fisik dan non fisik” pungkasnya. (Iw.IK)

Baca Juga :  Mantan Kades Lubuk Tunjung Ditetapkan Sebagai Tersangka Tipidkor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *