“Untuk tenaga masak ini semuanya warga binaan namun dalam pengawasan Petugas Lapas” terangnya.
Lebih lanjut, Kuat Priadi mengatakan selain pengolahan yang higienis, untuk menu makanan juga dimasak sesuai prosedur juga termasuk kandungan gizi, protein, vitamin dan karbohidratnya.
“Untuk warga binaan mendapatkan makan tiga kali sehari. Kalau menunya kita pastikan memenuhi asupan gizi” imbuhnya.
Dia pun mengatakan selain pengawasan lansung dari Petugas Lapas, untuk memastikan makanan warga binaan ini laik dan higienis yang lansung dicek dari Dinas Kesehatan.















