“Kesal tidak dibelikan motor, sudah dua bulan ini saya mau motor” katanya.
Selain meminta uang Rp. 8.000.000,- hasil panen kopi untuk beli motor, ia pun menyebutkan uang tersebut juga akan digunakan untuk membayar hutang dan uang arisan yang telah lama menunggak.
“Utang saya dua juta setengah, lima ratus ribu uang arisan” sebutnya.
Tsk pun mengaku menyesal dan meminta maaf kepada keluarga istri dan semua pihak karena telah melakukan kekerasan hingga istrinya meninggal dunia.
“saya minta maaf dengan sesungguh-sungguhnya, saya menyesal” ucapnya.















