“Alhamdulillah warga binaan kita tak hanya bisa diperdayakan tenaganya saja, ternyata punya kemampuan intelektual untuk menciptakan kompor ini” terang Kalapas Bambang Wijanarko.
Menurut Kalapas dengan adanya kompor ini pada akhir tahun 2022 lalu, telah memberikan manfaat yang luar biasa untuk pengembangan baglog jamur tiram dan telah menghasilkan ribuan baglog.
“Jadi inspirasi pertama kita untuk oven baglog, jadi dengan modal bahan bakar 15 ribu sudah berhasil mengoven 1500 ribu baglog jamur sekali produksi” tuturnya.















