Sementara itu, Fani warga binaan yang berhasil membuat kompor menjelaskan kompor ini dibuat dari barang-barang bekas mulai dari jerigen bekas dengan bahan bakar oli bekas, besi bekas, kaleng bekas untuk tungku perapian dan hanya blower untuk pendorong angin semburan api saja yang dibeli baru.
“Karena kami kesulitan bahan bakar kayu jadi dibuatlah kompor menggunakan oli bekas untuk bahan bakarnya” jelasnya.
Fani yang hanya tamatan Sekolah Dasar (SD) pun menyebutkan kompor oli bekas ini tercipta dari beberapa kali ujicoba, karena dirinya yang menangani budidaya jamur diminta lansung oleh Kalapas untuk membuat kompor untuk pengovenan baglog jamur.















