Kalapas pun menyebutkan selain dijual untuk umum, produksi baglog jamur tiram ini diberikan secara gratis kepada Pengajian Shalawat Wahidiyah di Desa Belitar Seberang Kecamatan Sindang Kelingi, yang mana Kelompok Pengajian yang rutin melakukan program pembinaan dan keagamaan bagi warga binaan di Lapas Curup tertarik untuk menjalani bisnis budidyaa jamur tiram tersebut.
“Untuk baglog yang kita berikan ke Pengajian ini sebanyak 3000 baglog, namun tetap kita pandu mulai dari proses budidayanya sampai nanti panen. Termasuk pasca panen, untuk hasil jamurnya juga kita bantu pasarkan” imbuhnya.















